ETIKA PROFESI
Apa sih etika itu? Apa perbedaan moral, etika, dan hukum? Lalu apa sih fungsi etika profesi dalam menjalankan pekerjaan itu? Mari kita bahas di sini.
1. Arti dari Etika
Menurut George Reynolds (2014), etika adalah seperangkat keyakinan tentang perilaku benar dan salah dalam suatu masyarakat. Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (Departemen P dan K, 1988), etika dijelaskan dengan membedakan tiga arti sebagai berikut:
1. Ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk, juga tentang hak dan kewajiban moral (akhlak).
2. Kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak.
3. Nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan/ masyarakat.
2. Perbedaan Moral, Etika, dan Hukum
Moral adalah keyakinan pribadi terhadap hal yang benar dan salah. Contoh moral yang biasanya ada di kehidupan sehari-hari adalah membuang sampah pada tempatnya. Tindakan tersebut merupakan bentuk keyakinan pribadi bahwa membuang sampah pada tempatnya adalah hal yang benar dan harus dilakukan. Selanjutnya etika, yaitu bentuk standar perilaku yang diharapkan sebuah kelompok (negara, organisasi, atau profesi) untuk diterapkan sesuai dengan keberadaan orang tersebut. Contoh etika yang baik adalah, di mana pun kita berada, kita menghormati adat-istiadat yang sudah ada pada daerah tersebut. Tidak sepatutnya kita mengolok-olok perbedaan adat yang ada pada suatu daerah. Kemudian yang terakhir adalah hukum, yang berarti peraturan yang diterapkan sebuah institusi untuk memberikan pedoman atas hal-hal apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Contoh perilaku yang menunjukkan bahwa manusia menaati hukum yaitu, ketika naik sepeda motor, dia mengenakan helm karena mematuhi peraturan lalu lintas.
3. Apa itu Etiket dan Apa Perbedaannya dengan Etika?
Etiket adalah cara kita melakukan perbuatan sesuai dengan yang diharapkan. Sedangkan etika itu adalah niat. Perbuatan itu boleh dilakukan atau tidak, sesuai dengan pertimbangan niat baik atau buruknya. Etiket dan etika itu berbeda terutama dalam hal situasi. Kalau etiket hanya berlaku jika ada orang disekitarnya, sedangkan etika berlaku saat ada ataupun tidak ada orang yang hadir disekitarnya. Sifat etiket bisa dikatakan relatif, misalnya memberikan barang menggunakan tangan kiri di salah satu budaya merupakan hal yang biasa. Tetapi di budaya lainnya hal tersebut bisa dianggap kurang sopan. Sedangkan etika itu jauh lebih absolut atau bersifat mutlak. Sebagai contoh adalah aturan "Jangan Mencuri!"
4. Apa itu Profesi dan Apa Hubungannya dengan Etika?
Profesi adalah suatu pekerjaan yang dalam melaksanakan tugasnya memerlukan keahlian dari lembaga pendidikan tertentu, menggunakan teknik-teknik ilmiah, dan berdedikasi tinggi. Seseorang yang menekuni suatu profesi tertentu disebut profesional. Sedangkan profesional mempunyai arti yang mengacu pada dua hal, yaitu sebutan untuk orang yang berprofesi dan sebutan tentang kinerja yang orang lakukan sesuai dengan profesinya. Misalnya, Pak Deni adalah salah satu dokter hewan di Jember. Maka beliau disebut orang yang profesional karena bekerja menjadi dokter hewan yang merupakan sebuah profesi. Contoh selanjutnya, setiap hari Pak Deni bekerja dengan giat dan profesional. Yang artinya, kinerja Pak Beni setiap hari bagus karena beliau melakukan pekerjaan dengan giat dan profesional.
Nah, sedikit saya singgung terkait dengan profesi dan pekerjaan. Apakah kalian tahu apa perbedaan dari profesi dan pekerjaan?
Jadi, profesi adalah aktifitas yang dilakukan dengan standar tertentu, perlu keahlian, dan ada pendidikan khusus. Sedangkan pekerjaan itu adalah aktifitas yang dilakukan untuk mendapatkan imbalan dan tidak memerlukan pendidikan khusus. Contoh yang mudah yaitu dokter dan tukang becak. Dokter memerlukan keahlian dan pendidikan khusus, maka disebut dengan profesi. Sedangkan tukang becak adalah pekerjaan karena untuk menjadi tukang becak kita tidak perlu melakukan pendidikan khusus. Berikut adalah beberapa ciri dari profesi:
- punya keterampilan yang berdasar pada pengetahuan teoritis,
- ada asosiasi profesi yang menaungi sekelompok orang dengan profesi tertentu,
- pendidikan yang eksistensi,
- telah melakukan ujian kompetensi untuk membuktikan kemampuan,
- ada pelatihan institusional,
- terdapat lisensi,
- berlaku kode etik di dalamnya,
- mendapatkan status dan imbalan.
Lalu apa hubungan etika dan profesi? Apa itu etika profesi dan kenapa harus ada hal tersebut?
Dalam menjadi seorang profesional yang menjalani suatu profesi, tentu tidak bisa bekerja dengan sembarangan. Profesional harus mengikuti standar yang sesuai dengan bidang mereka agar mereka bisa dipercaya. Etika profesi diperlukan untuk membantu menjaga integritas dan reputasi suatu profesi. Kepercayaan akan terbangun saat para profesional mengikuti nilai-nilai dan standar etika yang tinggi.
Menurut Keiser dalam buku "Etika Profesi Hukum" (Suharwadi K Lubis), etika profesi adalah sikap hidup tentang kesediaan untuk memberikan pelayanan profesional pada masyarakat, melalui keahlian dan keterlibatan penuh sebagai pelayanan dalam rangka melaksanakan pekerjaan. Dalam etika profesi, terdapat kode etik profesi. Kode etik profesi adalah sistem norma, nilai, dan aturan profesional tertulis yang secara tegas menyatakan apa yang benar dan baik, dan apa yang tidak benar dan tidak baik bagi para profesional. Fungsi kode etik ini adalah untuk memberikan pedoman bagi para profesional tentang prinsip profesionalitas yang digariskan dan juga sebagai sarana kontrol sosial bagi masyarakat atas profesi yang bersangkutan. Dengan adanya kode etik ini dapat mencegah adanya campur tangan pihak luar organisasi profesi dan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak profesional lainnya.
Bagaimana sekarang? Sudah tahu kan apa itu etika profesi dan penjelasan lain yang terkait di atas?
Baiklah.... Sampai disini saja penjelasan singkat yang dapat saya tuangkan di halaman ini. Semoga bermanfaat untuk semua yang membaca ini. Thank you and see you on the next part ♡♡♡
Komentar
Posting Komentar